HADIAH PAHALA BACAAN AL-QUR'AN BAGI ORANG YANG SUDAH MENINGGAL (2/2)

Posted by Susilo Tri Atmojo

FATWA ULAMA tentang HADIAH PAHALA BACAAN AL-QUR’AN


Berikut kami sampaikan fatwa-fatwa para ulama terkait Masalah Khilafiyyah tentang Hadiah Pahala Bacaan Al Qur’an untuk Orang yang Sudah Meninggal.


Muhammad bin Ahmad Al Marwazi berkata : “Saya mendengar Imam Ahmad bin Hanbal berkata : jika kamu masuk ke pekuburan, maka bacalah Fatiahatul kitab, Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas dan jadikanlah pahalanya untuk para penghuni kubur, maka sesungguhnya pahala itu sampai kepada mereka. Tapi yang lebih baik adalah agar si pembaca do’a itu berdo’a sesudah selesai dengan : “Ya Alloh, sampaikanlah pahala ayat yang telah aku baca ini kepada si fulan … ( Buku Hujjatu Ahlis Sunnah Wal Jamaah, hal. 15)

KHILAFIYYAH : PAHALA BACAAN AL QUR’AN bagi YANG SUDAH MENINGGAL

Posted by Susilo Tri Atmojo

Alhamdulillaahi Robbil ‘alamiina, al qooilu fii kitabihil kariim.

Wash-sholatu was salaamu’ala asy-syrofil mursaliin sayyidina Muhammadin shollallohu’alaihi wasallama wa’ala aalihi wa ash-haabihi ajma’in ammaaba’du.


Membaca Al Qur’an untuk orang yang sudah meninggal, di Indonesia merupakan hal yang sangat lazim dilakukan, baik oleh anak almarhum dan almarhumah maupun oleh keluarga dan sanak saudara dan kerabatnya.

Yang biasa dibaca adalah Surat Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas, Yasiin, Awal dan Akhir Al Baqoroh, juga dengan bacaan Tahlil, Tahmid, serta Sholawat nabi SAW. Dan kemudian dibacakan do’a-do’a.

Macam Macam Bentuk Ruhaniyah Manusia Sesuai Perilakunya di Dunia

Posted by Susilo Tri Atmojo

Rasulullah SAW bersabda: "Umatku akan digiring dari kubur mereka menuju Mahsyar menjadi dua belas barisan.

1.Mereka akan digiring dari kubur mereka.tidak memiliki tangan & kaki,
maka :Inilah orang-orang yg menyakiti tetangga "

2.Mreka akan digiring berbentuk babi hutan,maka inilah orang-orang yg meremehkan shalat lima waktu.

3.Mereka digiring dgn perut laksana penuh dgn ular dan kalajengking,maka inilah "Orang-orang yg enggan megeluarkan zakat."

4.mereka digiring dgn mulutnya penuh darah yg mengalir tak henti-henti ,maka inilah "Orang-orang yg berdusta diwaktu membeli dan menjual,"

5,Mereka digiring dgn sangat busuk baunya, Maka Inilah "orang-orang yg baik di depan umum,padahal mereka adalah pelopor kemurkaan...

6.Mereka digiring dgn tenggorokan dan tengkuk terputus,Maka inilah "Inilah Orang-orang yg suka menjadi saksi palsu "

7.Mereka digiring dgn tidak mempunyai lidah,dan dari mulut mereka keluar nanah dan darah,maka Inilah orang-orang yg enggan memberikan kesaksian yg benar."

8.Mereka digiring dgn terbalik,kaki diatas dan kepala di bawah,maka " Inilah ora-orang yg berzina dan mati tidak bertaubat.

9.Mereka digiring dari kubur dgn wajah mereka kehitam-hitam an dan mata mereka kebiru-biruan,sedang mulutt mereka penuh dgn api,maka Inilah"orang-orang yg memakanharta anak yatim dgn Zhalim".

10.Mereka digiring dgn tubuh mereka penuh dgn penyakit lepra dan kulitnya belang,mka Inilah" Orang-orang yg durhaka kepada kedua orang tuanya "

11.Mereka digiring dalam keadaan buta mata dan hatinya,gigi mereka laksana tanduk sapi jantan,bibir mereka melebar sampai ke dada,lidah memanjang sampai ke perut/ke paha,dan dari mulutnya keluar kotoran yg menjijikan.Maka "Inilah orang-orang yg suka minum-minuman keras."

12.Mereka digiring dari kubur dgn wajah laksana bulan purnama,mereka melintasi titian Shirathal Mustaqim laksana kilat,maka "Inilah orang-orang yg beramal shaleh,mereka menjauhi perbuatan mungkar,mereka memelihara shalat lima waktu dan mereka mati dlm keadaan sudah bertaubat,balasan mereka adalah Syurga,ampunan dan kasih sayang Allah SWT.( Durratun Naashihiin ).

Semoga dapat dijadikan bahan peringatan ....
Wasalam

Kegiatan ibadah Haji

Posted by Susilo Tri Atmojo

* Sebelum 8 Dzulhijjah, umat Islam dari seluruh dunia mulai berbondong untuk melaksanakan Tawaf Haji di Masjid Al Haram, Makkah.
* 8 Dzulhijjah, jamaah haji bermalam di Mina. Pada pagi 8 Dzulhijjah, semua umat Islam memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina.
* 9 Dzulhijjah, pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang. Ketika malam datang, jamaah segera menuju dan bermalam Muzdalifah.
* 10 Dzulhijjah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbolisasi mengusir setan. Setelah mencukur rambut atau sebagian rambut, jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
* 11 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
* 12 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
* Sebelum pulang ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada' (thawaf perpisahan)